Klub Sassuolo Sambut Kunjungan Pelatih Timnas Indonesia: Momentum untuk Mempererat Hubungan

John Herdman, pelatih kepala Timnas Indonesia, mengunjungi sesi latihan Sassuolo pada Selasa sore (3/2/2026) waktu setempat. Kunjungannya ke Mapei Football Center bertujuan untuk bertemu dengan Jay Idzes.

Jay Idzes, yang kini menjabat sebagai kapten Timnas Indonesia, telah membuktikan dirinya sebagai bek tangguh di klub I Neroverdi dan menjadi pemain kunci dalam skuad Sassuolo.

Kunjungan Herdman ke Italia merupakan bagian dari rangkaian turnya di Eropa untuk memantau perkembangan para pemain diaspora Indonesia yang berkarier di berbagai klub Eropa.

Sebelum mengunjungi Sassuolo, pelatih berkebangsaan Inggris tersebut telah mengamati latihan Kevin Diks di Borussia Monchengladbach dan menyaksikan aksi Dean James bersama Go Ahead Eagles.

Agenda Herdman di Eropa masih akan berlanjut beberapa waktu ke depan, mengingat masih ada beberapa pemain Timnas Indonesia yang harus dipantau, termasuk Emil Audero di Italia dan Ole Romeny yang bermain di Inggris.

Momen Spesial

Kunjungan Herdman ke wilayah Reggio Emilia membuahkan pertemuan konstruktif dengan Jay Idzes dan pelatih Sassuolo, Fabio Grosso. Momen kebersamaan mereka diabadikan dalam foto yang kemudian dipublikasikan di situs resmi klub.

“Mapei Football Center menyambut kedatangan John Herdman, Pelatih Kepala timnas Indonesia dalam kunjungan istimewa sore ini,” demikian pernyataan resmi Sassuolo di website mereka.

“Pelatih timnas Merah Putih berkesempatan meninjau fasilitas pusat latihan dan mengamati latihan tim utama secara langsung. Usai sesi latihan, Herdman berdiskusi dengan Jay Idzes, kapten timnas Garuda, dan pelatih Fabio Grosso,” tambah pernyataan tersebut.

Jay Idzes (kiri), bek Sassuolo di Liga Italia Serie A 2025/2026. (Dok. X @SassuoloUS)

Bertukar Pengalaman

Bagi klub Sassuolo, kehadiran John Herdman dipandang sebagai momentum yang dapat memberikan dampak signifikan bagi perkembangan klub. Meskipun masa kepemimpinannya di Timnas Indonesia masih terbilang singkat, track record Herdman sebagai pelatih telah terbukti gemilang, terutama selama periode kepemimpinannya bersama Timnas Kanada.

Prestasi Herdman tercatat mengesankan dengan keberhasilannya membawa Timnas Kanada, baik tim putra maupun putri, ke kompetisi level tertinggi. Pengalamannya juga diperkaya dengan masa tugasnya bersama tim nasional Selandia Baru dan klub Major League Soccer, Toronto FC.

“Pertemuan yang produktif ini difokuskan pada pertukaran wawasan dan pengalaman, yang semakin mempertegas komitmen Sassuolo Calcio terhadap keterbukaan di kancah internasional,” ungkap pihak manajemen Sassuolo.


BACA JUGA

Gabung Persija, Mauro Zijlstra Diharapkan Segera Beradaptasi dan Siap Bersaing

Krisis Timnas Italia: Azzurri Terancam Absen di Piala Dunia Kena Comeback Halland


Pelatih Kaya Prestasi

Timnas Indonesia kini memasuki era baru di bawah arahan John Herdman, pelatih berkebangsaan Inggris yang ditunjuk untuk mengisi posisi yang sebelumnya ditinggalkan Patrick Kluivert beberapa bulan lalu.

Herdman, pemegang lisensi UEFA Pro, memulai kariernya bukan sebagai pemain profesional. Ia mengungkapkan bahwa passion-nya dalam dunia kepelatihan telah tumbuh sejak usia sangat muda, tepatnya 17 tahun.

“Saya memulai perjalanan kepelatihan di usia 17 tahun. Kualifikasi pertama saya raih di usia 18, dan lisensi UEFA saya dapatkan saat berusia 20 tahun. Saya memiliki karakter yang perfeksionis. Ketika berkomitmen pada sesuatu, saya memberikan seluruh dedikasi,” jelas Herdman dalam wawancara dengan Youtube Timnas Indonesia, 19 Januari 2026.

“Karakteristik ini bisa menjadi kelebihan sekaligus kelemahan. Dedikasi dan passion dalam melatih telah membawa saya berkeliling dari Inggris ke Selandia Baru, Kanada, dan kini Indonesia untuk mempelajari berbagai budaya,” tambah pelatih berusia 50 tahun tersebut.

Sumber: Sassuolo, bola.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *