Persaingan Juara Liga Inggris: Arsenal Kehilangan Kendali, Man City Makin Optimis

Hasil seri 2-2 yang diraih Arsenal dalam pertandingan tandang melawan Wolverhampton Wanderers, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB, dinilai bisa menjadi momen penentu dalam persaingan gelar Liga Inggris 2025/2026.

Mantan pemain Arsenal, Alan Smith, secara gamblang menyatakan bahwa momentum kini beralih ke Manchester City yang berada di posisi kedua klasemen. Menurutnya, City kini semakin yakin dengan peluang mereka.

Arsenal sebenarnya berpeluang memperlebar jarak menjadi tujuh poin dari Manchester City setelah memimpin 2-0 atas Wolves di Molineux.

Bukayo Saka mengawali perayaan perpanjangan kontraknya bersama The Gunners dengan mencetak gol pembuka melalui sundulan di lima menit pertama. Meski tidak tampil maksimal melawan tim penghuni zona degradasi, kemenangan sepertinya sudah di depan mata ketika Piero Hincapie menambah keunggulan Arsenal setelah babak pertama.

Namun, Hugo Bueno membangkitkan harapan Wolves dengan golnya di menit ke-60 sebelum Tom Edozie menciptakan gol penyeimbang yang dramatis di masa injury time. Hasil ini mengakibatkan Arsenal hanya unggul lima poin dari Manchester City, yang masih menyimpan satu pertandingan dan akan menjamu tim asuhan Mikel Arteta pada April.

Duel Mateus Mane dan Bukayo Saka dalam laga Premier League antara Wolverhampton vs Arsenal di Molineux Stadium, 19 Februari 2026. (AP Photo/Dave Shopland)

Kekacauan di Penghujung Laga

Legenda Arsenal, Smith, berpendapat hasil imbang tersebut bisa menjadi titik balik dalam perburuan gelar dan menyoroti kiper David Raya yang panik saat gol penyeimbang Wolves.

Raya berbenturan dengan bek Arsenal, Gabriel, dalam kesalahan komunikasi yang fatal sebelum Edozie mencetak gol penyama kedudukan di akhir pertandingan.

“Ini terasa seperti momen krusial, sangat signifikan, dan mungkin titik balik. Kita lihat saja nanti,” ungkap Smith kepada Sky Sports, seperti dilansir Metro.

“Sekarang jelas semua ada di genggaman Manchester City, tapi setelah unggul dua gol melawan tim zona degradasi dengan sembilan poin, ini prestasi buruk untuk tim yang mengincar gelar juara.

“Dan bagaimana situasi kacau di akhir pertandingan, dengan Trossard yang berusaha mengulur waktu lalu David Raya panik. Dia keluar tanpa perlu, ini bukan sinyal positif bagi Arsenal dalam menghadapi tekanan,” tambahnya.


BACA JUGA

Daftar Jadwal MU di Premier League 2025 / 2026

Kebobolan 5x oleh Inter Milan, Pelatih Sassuolo Tetap Santai


Tantangan Besar Arteta

Smith mengamati para pemain Arsenal tampak gelisah yang memengaruhi performa mereka. Menurutnya, kepanikan tersebut terlihat jelas dan bukan pertanda baik untuk perjalanan Tim Meriam London ke depan.

“Sekarang menjadi tugas berat bagi Mikel Arteta untuk menenangkan situasi, dia punya pekerjaan besar. Mereka harus menemukan ketenangan,” kata Smith.

“Kita sering menyebut mereka sebagai tim atau skuad terbaik di liga, tapi kata gugup akan sering terdengar dalam beberapa hari mendatang,” lanjutnya.

“Manchester City pasti merasa bisa mengendus mereka dari belakang, dan dengan pengalaman yang mereka miliki, plus pengalaman Guardiola, mereka akan sangat percaya diri sekarang. Memang ada pertandingan penting melawan Newcastle akhir pekan ini, tapi mereka bisa merasakan kegugupan Arsenal setelah menyaksikan pertandingan malam ini,” tutup Smith.

Sumber: Metro, Bola.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *