Dominasi klub Inggris cukup menarik karena Premier League dikenal sebagai liga paling kompetitif secara komersial. Namun, untuk urusan jumlah trofi UCL, Liverpool masih menjadi wakil Inggris paling sukses.
AC Milan adalah klub Italia dengan koleksi Liga Champions terbanyak, yaitu 7 gelar. Jumlah ini membuat Milan berada di posisi kedua dalam daftar juara Liga Champion terbanyak sepanjang masa.
Inter Milan dan Juventus juga pernah menjadi juara, tetapi jumlah gelar mereka masih di bawah Milan. Inter punya 3 gelar, sementara Juventus punya 2 gelar.
Untuk kategori pemain, UEFA membedakan catatan berdasarkan pemain yang benar-benar tampil di final. Dalam daftar UEFA untuk final Liga Champions, Dani Carvajal dan Luka Modrić tercatat memiliki 6 kemenangan final bersama Real Madrid. Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Toni Kroos berada di bawahnya dengan 5 kemenangan final.
Catatan penting: daftar ini berdasarkan pemain yang tampil di final. Ada pemain yang punya banyak medali juara, tetapi tidak selalu masuk hitungan “final wins” jika tidak bermain di partai final.
Real Madrid langsung mendominasi sejak awal kompetisi. Mereka menjadi juara pada musim 1955/56, 1956/57, 1957/58, 1958/59, dan 1959/60.
Rekor ini sangat sulit diulang pada era modern karena persaingan semakin ketat, jadwal makin padat, dan kekuatan klub Eropa lebih merata.
Di era UEFA Champions League modern, Real Madrid juga mencatat sejarah dengan menjadi juara tiga kali beruntun:
Pada periode ini, Madrid diperkuat pemain seperti Cristiano Ronaldo, Sergio Ramos, Luka Modrić, Toni Kroos, Marcelo, Casemiro, dan Karim Benzema.
Paris Saint-Germain akhirnya masuk daftar juara Liga Champion setelah menjadi juara musim 2024/25. Kemenangan 5-0 atas Inter Milan menjadi salah satu final paling mencolok dalam sejarah modern kompetisi ini. UEFA mencatat PSG sebagai pemenang musim 2024/25 dan menyebut kemenangan itu sebagai gelar pertama mereka.
Manchester City menjadi juara Liga Champions untuk pertama kali pada musim 2022/23. Meski dalam beberapa tahun terakhir City sangat dominan di Inggris dan Eropa, jumlah trofi UCL mereka masih satu.
Ini menunjukkan bahwa menjadi klub kuat tidak otomatis mudah menjuarai Liga Champions. Kompetisi ini sering ditentukan detail kecil, mentalitas, pengalaman, dan momentum.
Salah satu fakta unik dari daftar juara Liga Champion adalah Nottingham Forest punya 2 gelar, sedangkan Manchester City baru 1 gelar.
Nottingham Forest juara dua kali beruntun pada 1978/79 dan 1979/80. Ini menjadi salah satu kisah paling menarik dalam sejarah sepak bola Eropa.
Daftar juara Liga Champion menunjukkan bahwa kompetisi ini punya sejarah panjang, penuh drama, dan dipenuhi klub-klub legendaris. Real Madrid masih menjadi klub tersukses dengan 15 gelar, disusul AC Milan dengan 7 gelar, lalu Liverpool dan Bayern München masing-masing 6 gelar.
Untuk juara terbaru, Paris Saint-Germain menjadi pemenang musim 2024/25 setelah mengalahkan Inter Milan. Sementara itu, Real Madrid terakhir juara UCL pada musim 2023/24 dan sampai saat ini masih menjadi raja Liga Champions.
Bagi kamu yang ingin memahami sejarah sepak bola Eropa, melihat daftar juara Liga Champion adalah cara paling cepat untuk membaca peta kekuatan klub-klub besar dari masa ke masa.