Wikipedia Indonesia bahkan memberi catatan bahwa daftar juara sepak bola Indonesia memuat juara sejak Kejuaraan Antar Kota Hindia Belanda, memasukkan tetapi tidak menghitung kompetisi pada masa sanksi FIFA 2015/2016, dan tidak memasukkan LPI sebagai kompetisi independen yang tidak diakui PSSI.
Untuk pencarian daftar juara Liga Indonesia menurut FIFA, rujukan yang paling aman adalah daftar sejak era Liga Indonesia modern. FIFA pernah menampilkan daftar juara mulai musim 1994/1995, dengan Persib Bandung sebagai juara pertama era tersebut.
Itu berarti, kalau kamu menulis artikel berbasis FIFA, jangan langsung mencampur Perserikatan 1931 dengan Liga Indonesia modern tanpa penjelasan. Sebaiknya pisahkan menjadi:
Dengan begitu, pembaca tidak bingung dan artikel terlihat lebih kredibel.
Untuk pencarian daftar juara Liga Indonesia Transfermarkt, Transfermarkt menyediakan daftar yang sangat panjang dan mencampur lintas era kompetisi kasta tertinggi. Di sana, Persija Jakarta dicatat sebagai pemegang rekor dengan 11 gelar dan Persib Bandung dengan 9 gelar.
Transfermarkt juga mencantumkan juara sejak era lama seperti V.I.J., PSIM, Persis Solo, Persib, PSMS, PSM, Persebaya, hingga klub modern seperti Bali United, PSM, dan Persib.
Persija dan Persib menjadi dua klub paling sering muncul dalam pembahasan daftar juara Liga Indonesia. Persija kuat karena sejarah panjang sejak era V.I.J. dan Perserikatan. Persib juga punya rekam jejak besar dari era Perserikatan sampai era Liga 1 modern.
Rivalitas Persija dan Persib bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga soal sejarah, identitas kota, basis suporter, dan koleksi gelar.
Dalam era modern, beberapa klub mulai mencuri perhatian:
Ini membuat daftar juara Liga Indonesia semakin menarik karena tidak hanya membahas klub tradisional, tetapi juga perubahan kekuatan di era profesional.
Salah satu keyword penting adalah Daftar juara Perserikatan. Perserikatan adalah kompetisi bersejarah yang menjadi bagian penting sepak bola Indonesia sebelum era Liga Indonesia modern.
Jika merujuk daftar panjang Transfermarkt, era awal sejak 1930/1931 menampilkan klub seperti V.I.J., PSIM Yogyakarta, Persis Solo, Persib Bandung, Persibaja Surabaja, PSM Ujung Pandang, PSMS Medan, Persidja, Persebaya, dan Persiraja Banda Aceh.
Berikut versi ringkas daftar juara dari tahun 1931 sampai sekarang berdasarkan lintas era kasta tertinggi. Untuk periode lama, penulisan musim mengikuti format yang lazim dipakai Transfermarkt.
Catatan: beberapa musim dalam sejarah sepak bola Indonesia tidak selesai, tidak digelar, atau memiliki status kompetisi yang perlu dijelaskan sesuai konteks. Karena itu, daftar ini lebih aman disebut sebagai daftar lintas era, bukan satu format liga yang sama dari 1931 sampai sekarang.
Era Perserikatan adalah era ketika klub-klub berbasis kota dan daerah menjadi kekuatan utama. Beberapa juara besar era ini adalah:
Era ini penting karena menjadi fondasi rivalitas sepak bola Indonesia modern. Banyak klub besar Liga 1 hari ini punya akar sejarah dari kompetisi Perserikatan.
Selain Perserikatan, Indonesia juga mengenal Galatama. Galatama lebih dekat ke konsep semi-profesional dan menjadi bagian dari perkembangan sepak bola nasional sebelum dilebur ke Liga Indonesia.
Pada 1994, format Liga Indonesia modern lahir dari penggabungan tradisi Perserikatan dan Galatama. Persib Bandung menjadi juara musim pertama 1994/1995, lalu muncul klub-klub seperti Bandung Raya, Persebaya, PSIS, PSM, Persija, Persik, Persipura, Sriwijaya, Arema, Bali United, dan lainnya.
Perserikatan tetap penting karena banyak gelar klub besar berasal dari era ini. Kalau hanya menghitung Liga 1 sejak 2017, sejarah Persija, Persib, Persebaya, PSM, PSMS, dan Persis akan terlihat jauh lebih kecil.
Namun, kalau menghitung semua era, perlu diberi penjelasan agar pembaca paham bahwa format kompetisinya tidak selalu sama.