Tuesday, 28 July 2026
Piala Dunia 2026 14 menit baca

Gaji Wasit Piala Dunia 2026 Tembus Rp1,6 Miliar? Ini Faktanya

Gaji Wasit Piala Dunia 2026 Tembus Rp1,6 Miliar
Gaji Wasit Piala Dunia 2026 Tembus Rp1,6 Miliar

Perbandingan langsung perlu dilakukan dengan hati-hati karena sistem pembayarannya berbeda. Potensi US$100.000 pada Piala Dunia 2026 adalah pendapatan turnamen yang dilaporkan untuk ofisial papan atas dengan penugasan dan bonus maksimal, bukan honor rutin mingguan.

Sementara itu, angka yang pernah dipublikasikan untuk wasit utama Liga 1 Indonesia adalah sekitar Rp10 juta per pertandingan pada musim 2022/23.

Jika hanya digunakan sebagai ilustrasi matematis, potensi sekitar Rp1,6 miliar setara dengan 160 kali honor pertandingan sebesar Rp10 juta.

Namun, perbandingan tersebut tidak berarti seorang wasit Piala Dunia dibayar “160 kali lebih tinggi per pertandingan”. Struktur pembayaran, periode kerja, level seleksi, jumlah tugas, dan komponen bonusnya berbeda.

Perbandingan yang lebih tepat adalah melihat skala kompetisinya.

Piala Dunia mempertemukan tim nasional terbaik, ditonton secara global, dan menempatkan wasit di bawah tekanan luar biasa. Kompetisi domestik mempunyai struktur ekonomi dan sistem pembayaran yang berbeda.

Banyak orang melihat pekerjaan wasit hanya ketika pertandingan berlangsung. Padahal, tugas profesional mereka jauh lebih luas.

Wasit harus menjaga kebugaran, memahami perubahan Laws of the Game, mengikuti pelatihan, mempelajari protokol VAR, menjalani evaluasi, dan mempersiapkan diri untuk berbagai skenario pertandingan.

Pada level Piala Dunia, tuntutan tersebut semakin tinggi.

Wasit harus berada dekat dengan permainan agar mendapatkan sudut pandang terbaik. Dalam pertandingan berintensitas tinggi, mereka terus bergerak mengikuti transisi.

Kebugaran menjadi syarat penting karena keputusan sulit sering terjadi setelah pertandingan berlangsung lama.

Pada fase gugur, laga dapat berjalan hingga 120 menit. Wasit harus mempertahankan konsentrasi ketika pemain dan ofisial lain mulai mengalami kelelahan.

Wasit tidak cukup hanya mengetahui aturan dasar sepak bola.

Mereka harus memahami interpretasi situasi kompleks, seperti handball, serious foul play, denial of an obvious goal-scoring opportunity, offside, dan prosedur VAR.

Interpretasi yang konsisten sangat penting. Dua kejadian yang terlihat mirip dari televisi belum tentu identik jika dilihat dari posisi pemain, intensitas kontak, atau detail teknis lainnya.

Teknologi video membuat pekerjaan wasit berubah, tetapi bukan berarti menjadi mudah.

Wasit utama tetap harus mengambil keputusan di lapangan. VAR bekerja berdasarkan protokol tertentu dan tidak digunakan untuk mengulang seluruh keputusan kecil dalam pertandingan.

Komunikasi antara wasit lapangan dan tim video menjadi bagian penting dalam pertandingan modern. Keputusan harus dibuat dengan cepat, tetapi tetap mengikuti prosedur.

Menjadi wasit Piala Dunia merupakan perjalanan panjang. Tidak ada jalur instan dari wasit pemula langsung menuju turnamen terbesar.

Secara sederhana, perjalanan kariernya bergerak dari pendidikan dan lisensi tingkat awal, pengalaman memimpin pertandingan lokal, peningkatan level kompetisi, penugasan profesional, status internasional, hingga seleksi turnamen FIFA.

Hamka

Hamka

Penulis · Livescore96
Lihat Profil

Penulis berita dan wartawan Pikiran Rakyat sejak 2009 hingga saat ini fokus nulis di media online. Terimakasih sudah membaca tulisan saya disini.