Livescore96 – Pemain muda terbaik Piala Dunia 2026 resmi menjadi milik Pau Cubarsí. Bek muda Timnas Spanyol tersebut menerima FIFA Young Player Award setelah tampil konsisten sepanjang turnamen dan menjadi bagian penting keberhasilan La Roja menjuarai Piala Dunia 2026.
Di usia yang baru 19 tahun, Pau Cubarsí menunjukkan kematangan bermain yang luar biasa. Ia menjadi pemimpin lini belakang Spanyol bersama Rodri dan Unai Simón, membantu tim hanya kebobolan satu gol sepanjang kompetisi. Performa impresif tersebut membuatnya mengungguli sejumlah kandidat kuat lainnya seperti Lamine Yamal, Désiré Doué, hingga Nico O’Reilly.
Selain menjadi juara dunia, penghargaan individu ini menegaskan bahwa Pau Cubarsí merupakan salah satu talenta muda terbaik di dunia sepak bola saat ini.
Jawabannya adalah Pau Cubarsí.
FIFA memberikan penghargaan Young Player Award kepada pemain terbaik yang memenuhi batas usia sesuai regulasi kompetisi. Penilaian dilakukan berdasarkan performa selama turnamen, kontribusi terhadap tim, konsistensi, serta dampaknya pada pertandingan-pertandingan penting.
Pau Cubarsí memenuhi seluruh kriteria tersebut. Ia tampil hampir tanpa kesalahan, unggul dalam duel satu lawan satu, distribusi bola, serta menjadi fondasi pertahanan Spanyol hingga akhirnya mengangkat trofi juara dunia.
Keputusan FIFA memilih Pau Cubarsí dinilai sejalan dengan performanya sepanjang kompetisi.
Beberapa alasan utama antara lain:
Selain kuat dalam bertahan, Cubarsí juga berperan penting saat membangun serangan dari lini belakang. Kemampuan membaca permainan dan distribusi bolanya membuat ia menjadi salah satu bek muda paling lengkap di Piala Dunia 2026.
Berikut ringkasan performa Pau Cubarsí selama turnamen.
Meski berstatus bek tengah, kontribusi Pau Cubarsí tidak hanya terlihat dalam bertahan. Ia juga menjadi salah satu pemain dengan distribusi bola terbaik di turnamen dan berulang kali memulai serangan dari area pertahanan.
Sebelum penghargaan diumumkan, FIFA menempatkan beberapa pemain muda sebagai kandidat utama berdasarkan performa sepanjang turnamen.
Bek Barcelona ini menjadi kandidat terkuat sejak babak perempat final. Konsistensi, kualitas bertahan, dan kemampuan mengalirkan bola membuatnya akhirnya keluar sebagai pemenang.
Lamine Yamal tampil impresif di sektor sayap dengan kreativitas, kecepatan, dan kemampuan menciptakan peluang. Ia menjadi pesaing utama Cubarsí hingga menjelang final.
Pemain muda Prancis ini tampil konsisten sepanjang turnamen dan menjadi salah satu pemain paling berbahaya di lini depan negaranya.
Nico O’Reilly menjadi salah satu kejutan turnamen melalui penampilan solid bersama Inggris dan masuk dalam daftar kandidat resmi FIFA pada fase gugur.
Penghargaan FIFA Young Player Award selalu menjadi sorotan karena diberikan kepada pemain muda yang tampil paling menonjol sepanjang turnamen.
Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, penghargaan tersebut diraih oleh Enzo Fernández dari Argentina setelah menjadi motor lini tengah Albiceleste dalam perjalanan menuju gelar juara dunia. Empat tahun kemudian, penghargaan yang sama jatuh kepada Pau Cubarsí dari Spanyol berkat performa impresifnya di lini belakang dan kontribusi besar membawa La Roja menjadi juara Piala Dunia 2026.
Berikut perbandingan keduanya.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa penghargaan tidak hanya diberikan kepada pemain menyerang. Bek maupun gelandang juga memiliki peluang besar apabila mampu memberikan dampak signifikan terhadap performa tim sepanjang kompetisi.