Persaingan ranking FIFA di kawasan ASEAN semakin ketat karena banyak negara mengalami peningkatan kualitas pemain dan kompetisi domestik.
Secara umum, Indonesia kini semakin kompetitif dan terus mendekati negara-negara papan atas Asia Tenggara.
Konsistensi hasil pertandingan akan menjadi kunci untuk memperbaiki posisi lebih lanjut.
Salah satu target yang sering dibahas adalah masuk 100 besar dunia FIFA.
Untuk mencapai target tersebut, Indonesia perlu:
Jika tren positif berlanjut, peluang Indonesia menembus 100 besar dunia terbuka cukup lebar.
Jawabannya adalah bisa.
Beberapa syarat yang perlu dipenuhi:
Dengan perkembangan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, target tersebut bukan lagi hal yang mustahil.
Perjalanan ranking Indonesia cukup menarik untuk disimak.
Data ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Meski sedang naik, ranking FIFA tetap bisa turun apabila:
Kekalahan dalam pertandingan resmi dapat mengurangi poin FIFA secara signifikan.
Jenis kekalahan ini biasanya memberikan dampak negatif yang lebih besar terhadap poin FIFA.
Negara yang jarang bermain internasional berisiko kehilangan posisi karena disalip negara lain.
Peningkatan ranking FIFA tentu tidak lepas dari kontribusi para pemain Timnas Indonesia.
Beberapa pemain yang menjadi tulang punggung skuad Garuda dalam beberapa tahun terakhir berhasil membantu Indonesia meraih hasil positif di berbagai kompetisi internasional.
Kombinasi pemain lokal dan pemain diaspora membuat kualitas skuad semakin kompetitif di level Asia.
Timnas Indonesia berada di sekitar posisi 118 dunia berdasarkan perkembangan terbaru Juni 2026.
Indonesia memiliki sekitar 1.151 poin FIFA setelah tambahan poin dari pertandingan internasional terbaru.