Jakarta, livescore96.com – Perjalanan karier Javier Mascherano menjadi salah satu kisah paling menarik dalam dunia sepak bola modern. Berawal dari akademi River Plate, ia berkembang menjadi gelandang bertahan kelas dunia, sukses bersama Liverpool dan Barcelona, serta menjadi salah satu pemain dengan penampilan terbanyak dalam sejarah Timnas Argentina.
Mascherano dikenal karena kemampuan membaca permainan, tekel yang bersih, jiwa kepemimpinan, dan fleksibilitas bermain sebagai gelandang bertahan maupun bek tengah. Setelah pensiun sebagai pemain pada 2020, ia melanjutkan kiprahnya sebagai pelatih.
Artikel ini mengulas perjalanan karier Javier Mascherano secara kronologis, mulai dari masa muda, perjalanan di berbagai klub, karier internasional, hingga kiprahnya sebagai pelatih.
Javier Mascherano memulai karier sepak bolanya di akademi River Plate sebelum promosi ke tim utama pada 2003. Bakatnya langsung menarik perhatian karena mampu bermain tenang meski masih berusia muda.
Lahir pada 8 Juni 1984 di San Lorenzo, Santa Fe, Argentina, Mascherano tumbuh di lingkungan yang dekat dengan sepak bola. Sejak kecil, ia dikenal memiliki karakter pekerja keras dan kemampuan bertahan yang menonjol.
Di River Plate, ia berkembang menjadi salah satu gelandang muda terbaik Argentina dan berhasil menembus Timnas Argentina bahkan sebelum memiliki banyak pengalaman di level klub. Hal ini menunjukkan besarnya kepercayaan pelatih terhadap kualitasnya.
River Plate menjadi fondasi utama perjalanan karier Javier Mascherano. Bersama klub inilah ia mendapatkan pengalaman profesional pertamanya dan mulai dikenal oleh klub-klub Eropa.
Mascherano menjalani debut profesional pada 2003 dan membantu River Plate bersaing di kompetisi domestik Argentina.
Beberapa pencapaian penting selama di River Plate:
Meski belum lama bermain di tim utama, reputasinya terus meningkat berkat penampilan yang konsisten.
Pada 2005, Javier Mascherano pindah ke Corinthians di Brasil. Kepindahan ini menjadi langkah penting sebelum akhirnya berkarier di Eropa.
Di Corinthians, Mascherano bermain bersama sejumlah pemain bintang Amerika Selatan. Ia ikut membantu klub meraih gelar Liga Brasil, meski masa baktinya tidak berlangsung lama.
Pengalaman bermain di Brasil membuatnya semakin matang dalam menghadapi tekanan dan pertandingan dengan intensitas tinggi.
Tahun 2006, Mascherano bergabung dengan West Ham United di Liga Inggris. Namun, ia kesulitan mendapatkan menit bermain secara reguler.
Kedatangannya bersama Carlos Tévez sempat menjadi perhatian besar publik Inggris. Sayangnya, Mascherano tidak memperoleh banyak kesempatan tampil sehingga masa adaptasinya berjalan kurang mulus.
Meski demikian, periode ini menjadi pintu masuk menuju klub yang benar-benar mengubah kariernya, yakni Liverpool.
Liverpool menjadi titik balik perjalanan karier Javier Mascherano. Bergabung pada 2007, ia berkembang menjadi salah satu gelandang bertahan terbaik di Liga Inggris dan pemain penting di bawah asuhan Rafael Benítez.
Mascherano membentuk trio lini tengah yang sangat kuat bersama Steven Gerrard dan Xabi Alonso. Kombinasi ketiganya membuat Liverpool menjadi salah satu tim paling kompetitif di Premier League dan Liga Champions.
Selama membela Liverpool, Mascherano dikenal karena:
Walaupun tidak banyak mencetak gol, kontribusinya sangat besar dalam menjaga keseimbangan permainan tim.