Bek:
Gelandang:
Penyerang:
Pelatih Javier Aguirre kemungkinan tetap mempertahankan komposisi yang sukses mengalahkan Ekuador. Pengalaman Edson Álvarez di lini tengah akan menjadi kunci untuk meredam kreativitas para gelandang Inggris.
Formasi 4-2-3-1
Kiper:
Bek:
Gelandang Bertahan:
Gelandang Serang:
Penyerang:
Thomas Tuchel diperkirakan tetap mengandalkan Harry Kane sebagai ujung tombak dengan dukungan Jude Bellingham, Phil Foden, dan Bukayo Saka yang mampu menciptakan peluang dari berbagai sisi lapangan.
Laga ini diperkirakan berlangsung menarik karena kedua tim memiliki karakter permainan yang berbeda.
Harry Kane kembali menunjukkan kualitasnya sebagai striker kelas dunia setelah mencetak dua gol pada babak sebelumnya.
Sementara itu, César Montes akan menjadi bek yang bertugas menghentikan pergerakan sang kapten Inggris. Duel udara dan positioning akan sangat menentukan.
Pertarungan lini tengah juga diprediksi berlangsung sengit.
Jude Bellingham memiliki kemampuan membawa bola, menciptakan peluang, sekaligus mencetak gol dari lini kedua. Sebaliknya, Edson Álvarez dikenal sebagai gelandang bertahan yang agresif dalam memutus serangan lawan.
Kecepatan Julián Quiñones menjadi salah satu senjata utama Meksiko.
Jika Trent Alexander-Arnold terlalu sering membantu serangan, ruang di belakangnya bisa dimanfaatkan Quiñones melalui skema serangan balik cepat.
Meksiko kemungkinan tidak akan bermain terlalu terbuka.
Mereka lebih memilih menunggu di area sendiri sebelum melancarkan serangan balik cepat melalui kedua pemain sayap.