Prediksi Spanyol vs Belgia mengarah pada pertandingan ketat dengan La Roja sedikit lebih diunggulkan untuk menang, tetapi performa tajam Belgia di babak 16 besar membuat laga perempat final Piala Dunia 2026 ini sulit diprediksi.
Spanyol datang setelah menyingkirkan Portugal dengan skor 1-0. Sementara itu, Belgia melaju ke delapan besar dengan kemenangan telak 4-1 atas tuan rumah Amerika Serikat.
Pertandingan ini akan menjadi pertarungan antara kemampuan Spanyol mengontrol permainan dan efektivitas serangan Belgia. Lantas, siapa yang lebih berpeluang lolos ke semifinal?
Prediksi Spanyol vs Belgia tidak bisa hanya melihat status La Roja sebagai salah satu tim unggulan. Belgia menunjukkan performa yang semakin membaik ketika turnamen memasuki fase gugur.
Spanyol memang memiliki kemampuan lebih baik dalam mengontrol tempo, tetapi kemenangan tipis atas Portugal memperlihatkan bahwa mereka tetap bisa mengalami kesulitan ketika menghadapi lawan dengan organisasi pertahanan yang rapat. Belgia datang dengan pendekatan berbeda karena mampu bermain langsung, menyerang ruang, dan memanfaatkan kesalahan lawan.
Secara kualitas skuad, kedua tim memiliki pemain kelas dunia. Spanyol mempunyai Rodri, Pedri, Dani Olmo, Lamine Yamal, dan Mikel Oyarzabal, sedangkan Belgia memiliki Thibaut Courtois, Youri Tielemans, Charles De Ketelaere, Jérémy Doku, Kevin De Bruyne, hingga Romelu Lukaku.
Prediksi skor Spanyol vs Belgia: 2-1 untuk kemenangan Spanyol.
Namun, kemungkinan pertandingan berjalan hingga extra time tetap terbuka. Belgia memiliki cukup kualitas untuk membuat Spanyol bekerja keras sepanjang pertandingan.
Pertandingan Spanyol vs Belgia merupakan salah satu laga perempat final Piala Dunia 2026. Pemenang pertandingan ini akan melaju ke semifinal dan menghadapi pemenang duel Prancis vs Maroko.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Los Angeles Stadium, Inglewood. Untuk penonton Indonesia, pertandingan dimainkan pada Sabtu dini hari.
Jadwal pertandingan dapat berubah karena keputusan operasional penyelenggara atau kondisi lain. Karena itu, pembaca sebaiknya memeriksa jadwal resmi dan informasi pemegang hak siar menjelang kick-off.
Spanyol mencapai perempat final dengan perjalanan yang memperlihatkan peningkatan performa. Tim asuhan Luis de la Fuente sempat menghadapi tekanan pada awal turnamen, tetapi kemudian menemukan permainan yang lebih stabil ketika memasuki fase gugur.
Pada babak 32 besar, Spanyol menang meyakinkan 3-0 atas Austria. La Roja kemudian menghadapi Portugal dalam pertandingan babak 16 besar yang jauh lebih ketat dan baru memastikan kemenangan 1-0 pada menit-menit akhir.
Spanyol membutuhkan gol Mikel Merino pada menit ke-91 untuk mengalahkan Portugal 1-0. Pertandingan berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama memahami risiko besar melakukan kesalahan di fase gugur.
Kemenangan tersebut memperlihatkan satu kualitas penting Spanyol: kesabaran.
La Roja tidak terburu-buru ketika pertandingan belum menghasilkan gol. Mereka terus mencoba membangun serangan hingga akhirnya menemukan celah pada penghujung pertandingan.
Lamine Yamal juga kembali menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian. Pemain muda tersebut memberi ancaman melalui kreativitas, pergerakan satu lawan satu, dan kemampuannya membuka ruang untuk pemain lain.
Kekuatan terbesar Spanyol tetap berada pada kemampuan mengontrol pertandingan.
Rodri menjadi titik penting dalam distribusi bola dari lini tengah. Pedri membantu menghubungkan permainan, sedangkan Dani Olmo dapat bergerak di antara lini tengah dan pertahanan lawan.
Di sisi lapangan, Lamine Yamal menjadi ancaman yang sulit ditebak.