Belanda menjadi lawan berikutnya.
Pertandingan berlangsung dramatis dan berakhir imbang 2-2 setelah Belanda menyamakan kedudukan pada menit-menit akhir. Argentina akhirnya lolos melalui adu penalti berkat penampilan gemilang Emiliano Martínez.
Argentina tampil dominan saat menghadapi Kroasia.
Lionel Messi dan Julián Álvarez membawa Argentina menang 3-0 sehingga memastikan tempat di partai final.
Final mempertemukan Argentina dengan Prancis.
Laga berakhir 3-3 setelah 120 menit sebelum Argentina menang 4-2 melalui adu penalti dan memastikan gelar juara dunia ketiga dalam sejarah mereka. Lionel Messi dinobatkan sebagai peraih Golden Ball, sementara Emiliano Martínez memperoleh penghargaan Sarung Tangan Emas.
Prestasi Argentina di Piala Dunia tidak dibangun dalam waktu singkat. Tim berjuluk La Albiceleste telah tampil sejak edisi perdana pada 1930 dan menjadi salah satu negara yang paling konsisten tampil di turnamen sepak bola terbesar dunia.
Hingga menjelang Piala Dunia 2026, Argentina telah mengikuti 19 edisi Piala Dunia, termasuk sebagai juara bertahan pada edisi 2026. Selama periode tersebut, mereka berhasil menjuarai turnamen sebanyak tiga kali, enam kali mencapai final, serta mencatat puluhan kemenangan di putaran final.
Argentina bukan hanya dikenal karena jumlah gelarnya. Negara asal Amerika Selatan tersebut juga mencatat banyak rekor yang memperkuat statusnya sebagai salah satu raksasa sepak bola dunia.
Konsistensi tampil di putaran final serta kemampuan melahirkan pemain kelas dunia menjadi alasan mengapa Argentina selalu masuk daftar unggulan setiap edisi Piala Dunia.
Prestasi terbesar Argentina tentu adalah keberhasilan menjadi juara Piala Dunia sebanyak tiga kali, yaitu pada:
Dengan tiga gelar tersebut, Argentina berada di bawah Brasil (5 gelar) serta Jerman dan Italia (masing-masing 4 gelar), sekaligus menjadi negara tersukses keempat dalam sejarah Piala Dunia FIFA.
Selain tiga kali menjadi juara, Argentina juga tiga kali menjadi runner-up.
Daftar final yang pernah dijalani Argentina adalah:
Catatan tersebut menunjukkan bahwa Argentina hampir selalu mampu bersaing hingga pertandingan terakhir ketika memiliki generasi pemain terbaik.
Sulit membahas prestasi Argentina di Piala Dunia tanpa menyebut nama Lionel Messi.
Kapten Argentina tersebut menjadi simbol kebangkitan La Albiceleste setelah penantian panjang selama lebih dari tiga dekade tanpa gelar dunia. Puncaknya terjadi pada Piala Dunia Qatar 2022 ketika Messi membawa Argentina menjadi juara dan meraih penghargaan Golden Ball sebagai pemain terbaik turnamen.
Beberapa pencapaian Lionel Messi di Piala Dunia antara lain:
Kesuksesan Messi juga melengkapi daftar legenda Argentina yang sebelumnya diisi oleh Diego Maradona, Mario Kempes, Gabriel Batistuta, Javier Mascherano, hingga Daniel Passarella.
Sebelum era Lionel Messi, nama Diego Maradona identik dengan kejayaan Argentina.