Jakarta, Liescore96.com – Kalau kamu bicara soal tim Asia yang selalu bikin lawan keringat dingin, nama Korea Selatan pasti masuk daftar pertama. Di Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, profil Timnas Korea Selatan Piala Dunia 2026 kembali mencuri perhatian bukan sekadar sebagai peserta, tapi sebagai salah satu kandidat kuda hitam paling serius dari zona Asia.
Ini bukan klaim tanpa dasar. Rekam jejak mereka berbicara sendiri.
Piala Dunia 2026 menandai partisipasi ke-12 Korea Selatan dalam sejarah turnamen terbesar sepak bola dunia. Sejak kembali tampil di edisi 1986, mereka tidak pernah absen mewakili Asia di panggung dunia.
Soal berapa kali Korea juara Piala Dunia? Jujur saja, mereka belum pernah. Tapi prestasi terbaik mereka tetap luar biasa. Momen paling fenomenal terjadi pada tahun 2002 saat bertindak sebagai tuan rumah bersama Jepang, di mana mereka berhasil menembus babak semifinal setelah menumbangkan raksasa Eropa seperti Italia dan Spanyol.
Dikutip dari Bola.com, piala Dunia 2022, The Taeguk Warriors lolos ke fase gugur, namun kalah 1-4 dari Brasil di babak 16 besar. Pengalaman itu justru jadi bahan bakar motivasi untuk 2026.
Perjalanan Korea Selatan menuju Piala Dunia 2026 berjalan sangat mulus. Mengawali perjuangan dari babak kedua kualifikasi zona Asia, mereka mendominasi Grup C yang dihuni China, Thailand, dan Singapura menyapu bersih lima kemenangan dan hanya sekali meraih hasil imbang, dengan produktivitas 20 gol dan hanya kebobolan satu kali.
Di babak ketiga, tergabung bersama tim-tim tangguh Timur Tengah seperti Yordania dan Irak, Korea Selatan tetap tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan. Mereka mengamankan tiket putaran final sebagai juara grup dengan koleksi 22 poin, hasil dari enam kemenangan dan empat kali imbang.
Di putaran final, grup Piala Dunia 2026 menempatkan Korea Selatan di Grup A. Mereka akan satu grup dengan tuan rumah Meksiko, Afrika Selatan, dan Republik Ceko.
Sekilas terdengar berat karena ada Meksiko sebagai tuan rumah. Tapi bagi Korea Selatan tim yang pernah mengalahkan Jerman di 2018 dan Portugal di 2022 tidak ada lawan yang terlalu menakutkan.
Di kursi kepelatihan, Korea Selatan dipimpin oleh sosok yang bukan orang asing bagi para penggemarnya.
Hong Myung-Bo terkenal sebagai salah satu sosok legenda di Timnas Korea Selatan. Ia mengoleksi 136 caps sebagai penggawa The Taeguk Warriors. Ketika ia pensiun di tahun 2004, Guus Hiddink mengangkatnya sebagai asisten pelatih Timnas Korea Selatan. Setelah itu ia pernah menangani Timnas Korea Selatan U-20 dan U-23.
Ini adalah periode kedua Myung-Bo melatih timnas senior. Pada periode pertamanya, ia menangani The Taeguk Warriors dari 2013 hingga 2014. Namun karena Korea Selatan tidak meraih satu pun kemenangan di Piala Dunia 2014, ia mengundurkan diri.
Kali ini, dia datang dengan lebih matang. Ia membawa Timnas Korea Selatan U-23 meraih medali perunggu di Olimpiade 2012 dan Asian Games 2010, serta membawa Ulsan Hyundai memenangkan K League 1 di tahun 2022 dan 2023
Hong mengusung filosofi stabilitas pertahanan dan transisi cepat. Pengalamannya memimpin timnas di berbagai level usia diharapkan mampu menyatukan ego para bintang besar dengan pemain muda potensial dari K-League.
Lebih dari separuh pemain Korea Selatan kini berkiprah di luar negeri sebuah indikator betapa pesatnya perkembangan sepak bola Korea di kancah internasional.
Berikut perkiraan skuad yang disiapkan untuk putaran final:
Kiper: Kim Seung-gyu (FC Tokyo), Song Bum-keun (Jeonbuk Hyundai Motors), Jo Hyeon-woo (Ulsan HD)
Bek: Kim Min-jae (Bayern München), Seol Young-woo (Red Star Belgrade), Kim Ju-sung (Sanfrecce Hiroshima), Cho Yu-min (Sharjah), Lee Tae-seok (Austria Wien), Kim Moon-hwan (Daejeon Hana Citizen), Lee Han-beom (Midtjylland), Kim Tae-hyeon (Kashima Antlers)
Gelandang: Lee Kang-in (PSG), Hwang Hee-chan (Wolverhampton), Lee Jae-sung (Mainz 05), Yang Hyun-jun (Celtic), Paik Seung-ho (Birmingham City), Hong Hyun-seok (Gent), Eom Ji-sung (Swansea City), Bae Jun-ho (Stoke City), Kwon Hyeok-kyu (Karlsruher), Park Jin-seob (Zhejiang FC), Kim Jin-gyu (Jeonbuk Hyundai Motors)
Penyerang: Son Heung-min (LAFC), Cho Gue-sung (Midtjylland), Oh Hyeon-gyu (Beşiktaş), Oh Se-hun (Shimizu S-Pulse)