Livescore96.com – Profil timnas Paraguay Piala Dunia 2026 jadi salah satu yang paling banyak dicari penggemar bola Indonesia dan ada alasan yang sangat bagus untuk itu. Paraguay bukan tim sembarangan. Mereka adalah tim yang pernah bikin dunia terkejut, tim yang pernah melaju ke perempat final Piala Dunia 2010, dan kini setelah absen 16 tahun panjang mereka akhirnya kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia.
Di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Paraguay tergabung dalam Grup D bersama tuan rumah Amerika Serikat, Australia, dan Turki. Bukan grup mudah, tapi juga bukan grup yang mustahil untuk ditembus.
Di artikel ini, kamu akan mendapat gambaran lengkap tentang Paraguay: dari profil squad timnas Paraguay, profil pelatih Gustavo Alfaro, pemain kunci yang perlu dipantau, hingga prestasi timnas Paraguay di Piala Dunia dari masa ke masa.
Timnas Paraguay dikenal dengan julukan “La Albirroja” si Merah Putih sesuai warna jersey kebesaran mereka yang terinspirasi dari bendera nasional. Mereka bernaung di bawah Asociación Paraguaya de Fútbol (APF) dan merupakan anggota CONMEBOL, konfederasi sepak bola Amerika Selatan yang paling kompetitif di dunia.
Dikutip dari Wikipedia, pemain dengan penampilan terbanyak untuk timnas Paraguay adalah Paulo da Silva dengan 148 caps, sementara Roque Santa Cruz menjadi top scorer sepanjang masa dengan 32 gol.
Baca juga: Profil Timnas Bosnia di Piala Dunia 2026
Ada beberapa alasan kuat kenapa Paraguay jadi tim yang menarik untuk diikuti:
Gustavo Alfaro ditunjuk sebagai pelatih kepala Paraguay pada Agustus 2024. Pelatih asal Argentina berusia 63 tahun ini membawa rekam jejak yang sangat kuat ia sebelumnya telah membawa Ecuador lolos dan tampil di Piala Dunia 2022, menjadikannya satu-satunya pelatih di lapangan Piala Dunia 2026 yang sudah pernah membawa tim Amerika Selatan yang berbeda ke Piala Dunia di siklus sebelumnya.
Sebelum berkarier di level internasional bersama Ecuador, Alfaro menghabiskan sebagian besar karier kepelatihannya di Argentina. Tenurannya yang paling sukses adalah bersama Arsenal de Sarandí, tempat ia meraih gelar Clausura dan Copa Sudamericana.
Alfaro dikenal dengan pendekatan pragmatis dan berorientasi pertahanan. Ia membangun tim yang solid, terorganisir, dan sulit ditembus — sebelum melepaskan serangan balik yang cepat dan mematikan.
Pelatih Argentina ini tiba dengan misi yang jelas: memulihkan identitas sepak bola Paraguay. Pertahanan solid sebagai prioritas utama. Organisasi taktis selalu dijaga. Kepercayaan diri dibangun dari dalam. Dan ia berhasil mengakhiri puasa 16 tahun Paraguay dari Piala Dunia.
Paraguay dikapitani oleh Gustavo Gómez, bek tengah Palmeiras yang juga pernah membela AC Milan. Dengan lebih dari 88 caps internasional, Gómez telah meraih gelar liga di Paraguay, Argentina, dan Brasil menjadikannya salah satu pemain paling berpengalaman di skuad.
Jika ada satu pemain Paraguay yang wajib kamu kenal menjelang 2026, itu adalah Julio Enciso. Kreatif, cepat, terampil secara teknis, dan punya tembakan jarak jauh yang dahsyat Enciso adalah tipe pemain yang bisa menciptakan sesuatu dari situasi yang tampak tidak mungkin. Move To Paraguay
Gelandang serang muda berbakat ini mencetak 3 gol selama kualifikasi, dan total sudah mencatat 4 gol dari 31 penampilan di level senior. Ia kini bermain untuk Strasbourg (afiliasi BlueCo) setelah pindah dari Brighton & Hove Albion pada musim panas 2025.
Antonio Sanabria, mantan penyerang Real Betis yang kini bermain di Serie A Italia, menjadi senjata ampuh di lini depan. Ia mencetak 4 gol di kualifikasi termasuk gol kemenangan lawan Bolivia dan Venezuela, serta gol penyama kedudukan saat Paraguay menang 2-1 atas Argentina.
Miguel Almirón, yang kini bermain di MLS bersama Atlanta United setelah bertahun-tahun populer di Newcastle United, tetap menjadi figur sentral di lini tengah serang Paraguay. Kualitas kreatifnya dan pengalaman yang ia kumpulkan di MLS dan sepak bola internasional menjadikan Almirón sebagai aset berharga di skuad 2026.
Paraguay punya koneksi kuat dengan sepak bola Inggris Omar Alderete sedang bersinar di Premier League bersama Sunderland, sementara Diego Gómez dan Gustavo Caballero juga berkarier di Inggris.
Paraguay bukan pendatang baru di Piala Dunia. Mereka sudah tampil di delapan edisi Piala Dunia, dimulai dari edisi pertama tahun 1930. Di 2026, ini adalah penampilan kesembilan mereka.
Ini adalah puncak pencapaian Paraguay di kancah dunia. Mereka finis pertama di Grup F mengalahkan Slovakia 2-0, dan imbang lawan Italia serta Selandia Baru. Di babak 16 besar, mereka menundukkan Jepang lewat adu penalti setelah bermain imbang 0-0 selama 120 menit.
Di perempat final, mereka bertemu Spanyol juara bertahan saat itu dalam laga yang penuh drama. Paraguay bahkan sempat mendapat kesempatan emas: tendangan penalti Xabi Alonso berhasil diselamatkan kiper Justo Villar. Namun gol David Villa di menit ke-82 akhirnya mengakhiri perjuangan heroik Paraguay.