Persib merupakan singkatan dari Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung.
Julukan Maung Bandung berasal dari simbol keberanian dan semangat masyarakat Sunda yang identik dengan harimau atau maung.
Persib telah meraih berbagai gelar sejak era Perserikatan hingga Liga 1. Jumlah gelarnya terus bertambah seiring perkembangan kompetisi nasional.
BIVB atau Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond merupakan organisasi sepak bola pribumi yang menjadi cikal bakal berdirinya Persib Bandung.
PT Persib Bandung Bermartabat adalah badan hukum yang mengelola operasional klub secara profesional, mulai dari kompetisi, bisnis, hingga pengembangan akademi.
Beberapa pelatih yang dianggap paling sukses antara lain Indra M. Tohir, Djadjang Nurdjaman, dan Bojan Hodak karena berhasil mempersembahkan gelar juara pada era yang berbeda.
Persija Jakarta dikenal sebagai rival terbesar Persib di era modern, sedangkan PSMS Medan merupakan rival klasik pada era Perserikatan.
Persib memiliki sejarah panjang, prestasi yang konsisten, serta ikatan emosional yang kuat dengan masyarakat Bandung dan Jawa Barat sehingga mampu membangun basis pendukung yang sangat besar.
Sejarah Persib Bandung merupakan cerminan perjalanan panjang sepak bola Indonesia. Berdiri pada 14 Maret 1933, Persib tumbuh dari organisasi sepak bola pribumi menjadi salah satu klub paling sukses dan berpengaruh di Tanah Air.
Dari era Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB), kompetisi Perserikatan, hingga Liga 1, Persib berhasil mempertahankan identitasnya sebagai klub yang dekat dengan masyarakat. Prestasi di lapangan, dukungan luar biasa dari Bobotoh, serta pengelolaan profesional melalui PT Persib Bandung Bermartabat menjadikan Maung Bandung sebagai salah satu ikon sepak bola nasional.
Hingga kini, Persib terus menorehkan sejarah baru. Dengan tradisi yang kuat, regenerasi pemain yang berjalan baik, dan dukungan jutaan Bobotoh, klub kebanggaan Jawa Barat ini diprediksi akan tetap menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Indonesia pada masa mendatang.