Yang lebih menarik, ia telah memenangkan tiga Golden Boot Premier League hanya dalam empat musim pertamanya bersama Manchester City. Catatan ini memperlihatkan bahwa produktivitas Haaland bukan sekadar hasil dari satu musim luar biasa.
Melihat statistik Erling Haaland dari musim ke musim memberikan gambaran lebih jelas mengenai konsistensinya. Sejak pindah ke Manchester City, jumlah golnya di semua kompetisi tidak pernah turun di bawah 34 gol dalam satu musim.
Musim debut 2022/23 tetap menjadi yang paling produktif. Namun, tiga musim berikutnya membuktikan bahwa Haaland mampu mempertahankan standar tinggi dalam periode yang panjang.
Data empat musim tersebut berasal dari catatan resmi Manchester City. Klub mencatat 52 gol pada 2022/23, 38 gol pada 2023/24, 34 gol pada 2024/25, dan 38 gol pada 2025/26.
Erling Haaland statistik 22/23 masih menjadi musim individu paling eksplosif sejak kepindahannya ke Inggris. Ia mencetak 52 gol dalam 53 pertandingan di semua kompetisi.
Sebanyak 36 gol dicetak di Premier League, 12 di Liga Champions, tiga di FA Cup, dan satu di Carabao Cup.
Musim tersebut berakhir sempurna untuk Haaland dan Manchester City. Tim meraih treble, sementara sang striker memecahkan rekor gol dalam satu musim Premier League era 38 pertandingan.
Catatan 36 gol liga masih menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya. Manchester City juga mencatat bahwa Haaland menghasilkan total 44 gol dan assist di Premier League musim itu.
Musim kedua Haaland di Inggris sempat terganggu cedera. Ia harus melewatkan sekitar dua bulan kompetisi, tetapi tetap menutup musim dengan angka yang sangat tinggi.
Haaland mencetak 38 gol dalam 45 pertandingan di semua kompetisi. Di Premier League, ia menghasilkan 27 gol dalam 31 pertandingan dan kembali menjadi top skor kompetisi.
Rata-rata golnya pada musim tersebut adalah satu gol setiap 98,55 menit di semua kompetisi. Angka ini menunjukkan bahwa cedera tidak menghilangkan efektivitasnya ketika berada di lapangan.
Erling Haaland statistik 24/25 menunjukkan penurunan dibandingkan dua musim pertamanya, tetapi angka akhirnya tetap sangat tinggi. Ia menutup musim dengan 34 gol dalam 48 pertandingan di semua kompetisi.
Musim 2024/25 menjadi periode yang lebih sulit bagi Manchester City secara keseluruhan. Meski demikian, Haaland tetap menjadi sumber gol utama dan kembali melewati angka 30 gol semusim.
Konsistensi ini penting untuk memahami statistik karier Haaland. Bahkan ketika tim tidak berada dalam kondisi terbaik, produktivitas golnya tetap berada pada level tinggi.
Pada musim 2025/26, Haaland kembali meningkatkan jumlah golnya menjadi 38 gol dari 52 pertandingan. Ia juga menghasilkan sembilan assist dan bermain selama 4.143 menit.
Di Premier League, 27 gol membuatnya kembali menjadi pencetak gol terbanyak. Ini merupakan Golden Boot ketiganya dalam empat musim pertama bersama Manchester City.
Dari sisi kontribusi langsung, 38 gol ditambah sembilan assist menghasilkan total 47 keterlibatan gol di semua kompetisi. Angka tersebut menjadi salah satu alasan mengapa statistik Erling Haaland musim ini tetap berada di jajaran elite.
Statistik Erling Haaland all time harus dibedakan antara karier klub dan gabungan klub serta tim nasional. Hal ini penting karena banyak situs menggunakan definisi berbeda ketika menampilkan angka “all time”.
Dalam pembaruan resmi Manchester City pada 13 Juni 2026, Haaland tercatat telah memainkan 402 pertandingan klub dan mencetak 317 gol sepanjang karier bersama Bryne, Molde, Red Bull Salzburg, Borussia Dortmund, dan Manchester City.
Catatan tersebut belum digabungkan dengan statistik tim nasional. Karena itu, ketika membahas jumlah gol sepanjang karier, pembaca perlu melihat tanggal pembaruan dan definisi statistik yang digunakan.