Agar memperoleh pengalaman bermain di level tertinggi, Atlético Madrid kemudian meminjamkannya ke beberapa klub Spanyol.
Perjalanan kariernya secara singkat adalah sebagai berikut.
Pengalaman di Zaragoza dan Alavés menjadi titik penting dalam perkembangan Giuliano. Setelah kembali ke Atlético Madrid pada 2024, ia berhasil mendapatkan tempat reguler di tim utama.
Performa Giuliano terus mengalami peningkatan dari musim ke musim.
Hingga pertengahan 2026, ia telah menjadi salah satu pemain penting dalam skuad Diego Simeone. Berdasarkan data resmi klub, Giuliano telah mencapai 100 penampilan bersama tim utama Atlético Madrid di semua kompetisi sejak debutnya pada 2022. Selama periode tersebut, ia mencatat:
Kontribusi tersebut menunjukkan bahwa Giuliano tidak hanya produktif dalam mencetak gol, tetapi juga berperan penting dalam menciptakan peluang bagi rekan setimnya.
Keyword “Giuliano Simeone Transfermarkt” juga memiliki volume pencarian yang tinggi.
Menurut pembaruan data pasar pada 2026, nilai pasar Giuliano Simeone mencapai sekitar €40 juta. Angka tersebut meningkat tajam berkat performanya bersama Atlético Madrid dan Timnas Argentina.
Pada Januari 2026, Atlético Madrid juga memperpanjang kontraknya hingga 30 Juni 2030. Perpanjangan kontrak tersebut disertai kenaikan gaji dan klausul pelepasan yang lebih tinggi, menandakan bahwa klub menganggap Giuliano sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang mereka.
Giuliano dikenal sebagai pemain sayap modern dengan karakter agresif.
Beberapa kelebihan yang paling menonjol antara lain:
Selain itu, Giuliano juga mampu bermain lebih ke tengah sebagai penyerang kedua ketika tim membutuhkan tambahan daya gedor.
Karakter permainan tersebut membuatnya cocok dengan filosofi Atlético Madrid yang mengutamakan kerja keras, intensitas tinggi, dan transisi cepat.
Karena berasal dari keluarga sepak bola terkenal, nama Giuliano sering dikaitkan dengan anggota keluarganya.
Diego Simeone adalah ayah Giuliano sekaligus pelatih Atlético Madrid. Sebagai mantan gelandang Timnas Argentina, Diego dikenal sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah klub dengan berbagai gelar domestik dan Eropa.
Giovanni Simeone merupakan kakak Giuliano yang bermain sebagai penyerang profesional. Ia dikenal berkarier di Serie A dan pernah memperkuat beberapa klub besar Italia.
Gianluca Simeone juga merupakan kakak Giuliano. Sama seperti dua saudaranya, ia berkarier sebagai pesepak bola profesional meski jalur kariernya berbeda.
Keberadaan tiga bersaudara yang sama-sama menjadi pesepak bola profesional menjadikan keluarga Simeone sebagai salah satu keluarga sepak bola paling dikenal di Argentina.
Dalam dua musim terakhir, perkembangan Giuliano sangat pesat.
Beberapa faktor yang mendukung peningkatan performanya antara lain: