Akibatnya ia hampir melewatkan satu musim penuh.
Setelah pulih, Timber langsung menunjukkan kualitasnya.
Catatan musim 2024/2025:
Musim ini menjadi titik puncak performanya.
Ia membantu Arsenal bersaing di papan atas Liga Inggris dan tampil konsisten sepanjang musim.
Banyak analis sepak bola menyebut Timber sebagai prototipe bek modern.
Timber sangat nyaman membawa bola dari lini belakang.
Hal ini membantu Arsenal membangun serangan dengan lebih efektif.
Ia bisa bermain sebagai:
Timber memiliki kemampuan bertahan yang sangat baik saat menghadapi pemain sayap cepat.
Akurasi umpannya menjadi salah satu yang terbaik di antara bek Premier League.
Keyword “Jurrien Timber cedera” menjadi salah satu yang paling sering dicari penggemar.
Hal ini karena ia beberapa kali mengalami masalah kebugaran dalam kariernya.
Cedera paling serius yang pernah dialaminya adalah robek ACL pada musim debut bersama Arsenal.
Cedera tersebut membuatnya absen hampir sepanjang musim 2023/2024.
Pada Maret 2026, Timber kembali mengalami masalah cedera yang membuatnya menepi beberapa pekan.
Meski sempat kembali bermain di final Liga Champions, kondisinya belum sepenuhnya pulih. Ia kemudian dipastikan absen dari Piala Dunia 2026 karena cedera pangkal paha yang belum sembuh sepenuhnya.
Beberapa dampak cedera terhadap kariernya:
Namun hingga saat ini Timber berhasil menunjukkan mentalitas kuat untuk bangkit.
Selain di level klub, Timber juga menjadi bagian penting Timnas Belanda.