Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa status juara bertahan tidak membuat Argentina selalu menjalani pertandingan dengan mudah.
Reuters mencatat Lionel Messi tetap menjadi figur sentral Argentina meski telah berusia 39 tahun. Pengalamannya dalam pertandingan besar masih menjadi salah satu kekuatan utama tim asuhan Lionel Scaloni.
Argentina juga mempunyai kedalaman pemain yang membuat mereka tetap menjadi salah satu kandidat kuat juara.
Namun, Swiss telah melihat celah yang bisa dimanfaatkan. Pelatih Murat Yakin menilai penampilan Argentina belakangan memperlihatkan bahwa sang juara bertahan bisa ditekan dan memiliki titik lemah.
Swiss mencapai perempat final setelah menyingkirkan Kolombia melalui adu penalti. Pertandingan berlangsung tanpa gol selama 120 menit sebelum Swiss menang 4-3 dalam adu penalti.
Hasil tersebut membawa Swiss mencapai perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1954.
Gregor Kobel memainkan peran penting dalam perjalanan Swiss. Selain kemampuan penjaga gawang, organisasi pertahanan menjadi salah satu modal mereka untuk menghadapi Argentina.
Swiss juga memiliki pemain berpengalaman seperti Granit Xhaka yang mampu membantu tim menjaga keseimbangan permainan.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tugas João Pinheiro bisa menjadi kompleks. Pertandingan berpotensi berlangsung terbuka, tetapi juga bisa berubah menjadi duel taktis dengan banyak kontak fisik dan situasi transisi.
Kepemimpinan João Pinheiro akan menjadi salah satu aspek menarik dalam pertandingan Argentina vs Swiss. Bukan karena wasit harus menjadi pusat perhatian, tetapi karena karakter pertandingan dapat menghasilkan beberapa situasi sulit.
Duel di sekitar kotak penalti, transisi cepat, perebutan bola kedua, dan kemungkinan pertandingan berlangsung hingga perpanjangan waktu merupakan beberapa hal yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah konsistensi. Pemain dari kedua tim perlu mengetahui standar pelanggaran yang diterapkan sejak awal pertandingan.
Jika sebuah kontak dinilai sebagai pelanggaran pada menit awal, standar serupa idealnya diterapkan sepanjang pertandingan.
Konsistensi membantu pemain menyesuaikan diri dan mengurangi potensi protes berlebihan.
Pertandingan besar sering diwarnai protes setelah keputusan penting. Wasit harus mampu berkomunikasi dengan pemain tanpa kehilangan kontrol pertandingan.
Kapten tim biasanya memiliki peran dalam komunikasi dengan wasit sesuai pedoman pertandingan.
João Pinheiro perlu menjaga keseimbangan antara komunikasi dan ketegasan. Terlalu banyak perdebatan bisa mengganggu tempo pertandingan, sedangkan komunikasi yang jelas dapat mencegah situasi berkembang menjadi konflik.
Hal lain yang akan diperhatikan adalah koordinasi antara wasit utama dan VAR.
Pertandingan fase gugur memiliki kemungkinan menghadirkan keputusan dengan margin sangat tipis. Situasi offside, handball, kontak di kotak penalti, dan pelanggaran dalam proses terjadinya gol bisa membutuhkan pemeriksaan.
Namun, pemeriksaan VAR tidak selalu berarti keputusan awal akan diubah.