Klub Italia tersebut berhasil melanjutkan perjalanan hingga perempat final. Namun, langkah mereka akhirnya dihentikan Crystal Palace dengan agregat 4-2.
Hasil tersebut menjadi menarik karena Fiorentina memiliki pengalaman panjang di kompetisi ini. La Viola sebelumnya mencapai final Conference League dalam dua musim beruntun, tetapi gagal menjadi juara.
Musim 2025/2026 kembali berakhir tanpa gelar bagi Fiorentina setelah langkahnya terhenti sebelum semifinal.
Pencarian klasemen Liga Konferensi Eropa top skor biasanya meningkat bersamaan dengan perkembangan fase gugur. Pada musim 2025/2026, Ismaïla Sarr dari Crystal Palace menjadi top skor dengan sembilan gol.
Sarr menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan Palace menuju final. Catatan statistik kompetisi menempatkannya di atas Mikael Ishak dan Marius Mouandilmadji yang masing-masing mencetak delapan gol.
Keberhasilan Sarr menjadi top skor terasa semakin lengkap karena Crystal Palace juga memenangkan kompetisi.
Meski bukan pencetak gol kemenangan pada laga final, kontribusi Sarr sepanjang turnamen menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan Palace menuju gelar Eropa pertamanya.
Juara Liga Konferensi Eropa 2026 adalah Crystal Palace. Klub asal Inggris tersebut mengalahkan Rayo Vallecano dengan skor 1-0 dalam final di Leipzig pada 27 Mei 2026.
Jean-Philippe Mateta mencetak satu-satunya gol pertandingan pada menit ke-51. Gol itu bermula ketika tembakan Adam Wharton ditepis kiper Augusto Batalla sebelum Mateta menyambar bola muntah dari jarak dekat.
Gelar Conference League 2026 menjadi trofi Eropa pertama dalam sejarah Crystal Palace.
Pencapaian tersebut semakin istimewa karena Palace tidak memulai fase gugur dari posisi delapan besar. Mereka finis ke-10 dan harus memainkan dua pertandingan tambahan di babak play-off.
Reuters mencatat kemenangan tersebut juga menjadi perpisahan sempurna untuk Oliver Glasner. Sang pelatih sebelumnya telah mengumumkan kepergiannya setelah periode yang menghasilkan sejumlah trofi penting bagi Palace.
Palace menjadi klub Inggris ketiga dalam empat musim yang memenangkan Conference League setelah West Ham United dan Chelsea.
Chelsea tidak tercantum dalam klasemen Liga Konferensi Eropa 2025/2026 karena tidak mengikuti kompetisi pada musim tersebut. The Blues adalah juara Conference League musim sebelumnya, yakni edisi 2024/2025.
Karena itu, pencarian “klasemen Chelsea Liga Konferensi Eropa” perlu dibedakan berdasarkan musim. Chelsea menjadi peserta dan juara pada 2024/2025, sedangkan pada 2025/2026 nama mereka tidak ada di antara 36 peserta fase liga.
Pada musim 2025/2026, wakil Inggris yang tampil di Conference League adalah Crystal Palace.
Menariknya, Palace kemudian mengikuti jejak Chelsea dengan memenangkan kompetisi. Ini membuat klub Inggris kembali menunjukkan dominasi kuat dalam sejarah terbaru Conference League.
UEFA Conference League tidak lagi menggunakan format grup tradisional. Sebanyak 36 klub masuk ke dalam satu klasemen besar pada fase liga.
Setiap tim hanya memainkan enam pertandingan, bukan menghadapi seluruh 35 lawan lainnya. UEFA mengatur lawan berdasarkan sistem undian dan pembagian pot.
Sistem kelolosannya cukup sederhana: