Tuesday, 28 July 2026
Piala Dunia 2026 13 menit baca

7 Kontroversi Piala Dunia 2026, dari Messi hingga Format 48 Tim

7 Kontroversi Piala Dunia 2026, dari Messi hingga Format 48 Tim
7 Kontroversi Piala Dunia 2026, dari Messi hingga Format 48 Tim

Namun, format ini juga menjadi salah satu kontroversi Piala Dunia 2026.

Salah satu kritik utama adalah sistem perbandingan tim peringkat ketiga dari 12 grup. Sebuah tim bisa menyelesaikan seluruh pertandingan grup lebih awal, sementara tim dari grup lain bermain beberapa hari kemudian dengan mengetahui hasil dan jumlah poin yang dibutuhkan.

Masalah tersebut menjadi sorotan pada akhir fase grup. Reuters mencatat bahwa beberapa tim bermain dengan gambaran kebutuhan hasil yang lebih jelas, sementara tim lain harus menunggu pertandingan grup berbeda untuk mengetahui nasib akhirnya.

Format 48 tim memang terbukti menghasilkan lebih banyak kejutan. Namun, analisis terhadap turnamen juga menunjukkan bahwa tim tradisional dengan kedalaman skuad besar masih mempunyai keuntungan untuk bertahan dalam perjalanan panjang hingga fase akhir.

Kontroversi format tidak berhenti pada jumlah peserta. Persoalan berikutnya adalah perbedaan waktu pertandingan penutup grup dan pengaruhnya terhadap klasifikasi delapan peringkat ketiga terbaik.

Dalam format lama, pertandingan terakhir dalam satu grup dimainkan bersamaan. Sistem tersebut merupakan salah satu pelajaran dari kontroversi Piala Dunia 1982, ketika hasil pertandingan Austria dan Jerman Barat mengeliminasi Aljazair.

Pada 2026, pertandingan terakhir di dalam grup tetap dapat diatur untuk menjaga kompetisi. Namun, persoalan baru muncul karena peringkat ketiga harus dibandingkan dengan tim dari grup berbeda.

Artinya, dua tim dalam satu grup bisa mengetahui hasil dari kelompok yang telah selesai lebih dahulu.

Pertandingan Austria melawan Aljazair menjadi contoh menarik. Sebelum pertandingan, ada skenario yang memungkinkan hasil imbang menguntungkan kedua tim, meski laga akhirnya berlangsung sangat dramatis dan berakhir 3-3. Austria lolos sebagai runner-up, sedangkan Aljazair melaju melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Hasil tersebut juga berdampak terhadap Iran, yang akhirnya gagal melaju.

Pertandingan Austria vs Aljazair sendiri tidak membuktikan adanya pengaturan hasil. Justru pertandingan berlangsung sengit dengan gol-gol pada menit akhir. Namun, skenario sebelum pertandingan memperlihatkan mengapa format peringkat ketiga terbaik tetap menimbulkan perdebatan tentang keseimbangan informasi.

Keyword “kontroversi Piala Dunia 2026 Messi” perlu dijelaskan secara hati-hati. Tidak ada dasar untuk menyebut Lionel Messi sebagai pelaku pelanggaran besar atau skandal disiplin dalam kasus yang paling ramai dibicarakan setelah pertandingan Argentina vs Mesir.

Kontroversi yang menyeret nama Messi muncul dalam konteks pertandingan babak 16 besar antara Argentina dan Mesir.

Argentina tertinggal 0-2 sebelum melakukan comeback luar biasa dan menang 3-2. Cristian Romero memperkecil ketertinggalan, Lionel Messi mencetak gol penyama kedudukan, kemudian Enzo Fernandez memastikan kemenangan Argentina pada masa tambahan waktu.

Pertandingan tersebut menjadi kontroversial setelah pelatih Mesir Hossam Hassan mengkritik keputusan wasit.

Ia menyoroti gol Mesir yang dianulir setelah pemeriksaan VAR dan klaim penalti untuk Hamdy Fathy yang tidak diberikan. Argentina kemudian mencetak gol kemenangan tidak lama setelah rangkaian kejadian tersebut.

Karena Messi menjadi figur utama Argentina dan mencetak gol penting dalam comeback tersebut, namanya ikut banyak muncul dalam pembahasan kontroversi pertandingan.

Namun, perlu ditegaskan bahwa kontroversi Messi di Piala Dunia 2026 dalam konteks laga Argentina vs Mesir lebih berkaitan dengan perdebatan keputusan pertandingan, bukan bukti bahwa Messi melakukan tindakan curang.

Drama pertandingan semakin besar karena Messi sempat gagal mengeksekusi penalti pada babak pertama.

Meski demikian, kapten Argentina tersebut kemudian mencetak gol penting dalam comeback timnya. Reuters melaporkan bahwa Messi kembali menjadi tokoh utama dalam kebangkitan Argentina, sementara pertandingan itu juga menjadi bagian dari catatan panjangnya di Piala Dunia.

Hamka

Hamka

Penulis · Livescore96
Lihat Profil

Penulis berita dan wartawan Pikiran Rakyat sejak 2009 hingga saat ini fokus nulis di media online. Terimakasih sudah membaca tulisan saya disini.