Jika Argentina meninggalkan ruang di belakang bek sayap, Swiss dapat mencoba mengeksploitasi area tersebut.
Granit Xhaka juga akan memainkan peran penting. Gelandang senior itu mempunyai kemampuan mengatur tempo dan mengirim umpan progresif dari lini tengah.
Head to head Argentina vs Swiss secara historis lebih memihak Argentina. Salah satu pertemuan paling dikenal terjadi pada babak 16 besar Piala Dunia 2014.
Pertandingan tersebut berlangsung sangat ketat. Argentina baru memastikan kemenangan 1-0 pada babak tambahan melalui gol Angel Di Maria setelah menerima assist Lionel Messi.
Pertemuan itu masih relevan sebagai gambaran karakter pertandingan.
Swiss mampu membuat Argentina frustrasi dengan organisasi pertahanan yang rapat. Argentina membutuhkan kesabaran hingga akhirnya menemukan gol pada menit-menit akhir.
Pertandingan 2026 tentu berlangsung dalam situasi berbeda.
Komposisi pemain telah berubah dan kedua tim mengalami perkembangan. Namun, Swiss tetap mempertahankan identitas sebagai tim yang terorganisasi dan sulit dikalahkan.
Bagi Argentina, sejarah tersebut menjadi pengingat bahwa pertandingan melawan Swiss tidak selalu dapat diselesaikan dengan mudah.
Statistik pertandingan terakhir memberikan gambaran menarik mengenai kondisi kedua tim.
Argentina datang setelah pertandingan dengan lima gol tercipta. Swiss justru lolos setelah tidak ada gol selama 120 menit.
Perbandingan tersebut menunjukkan benturan gaya yang menarik.
Argentina kemungkinan lebih dominan dalam penguasaan bola. Swiss berpotensi bermain lebih pragmatis dengan fokus menutup ruang dan menunggu kesempatan.
Dalam pertandingan seperti ini, statistik penguasaan bola belum tentu menjadi penentu.
Efektivitas di kotak penalti akan jauh lebih penting.
Prediksi susunan pemain Argentina vs Swiss dapat berubah sampai pengumuman resmi menjelang kick-off. Kondisi kebugaran setelah pertandingan babak 16 besar juga akan memengaruhi keputusan kedua pelatih.
Argentina memiliki beberapa opsi di lini depan, sedangkan Swiss harus mempertimbangkan pemulihan pemain setelah menjalani pertandingan 120 menit.
Argentina diperkirakan tetap menggunakan struktur yang memungkinkan Lionel Messi mendapatkan kebebasan bergerak di belakang atau di sekitar penyerang.
Prediksi Argentina:
Emiliano Martinez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Nicolas Otamendi, Nicolas Tagliafico; Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez; Lionel Messi; Julian Alvarez, Lautaro Martinez.