Baca juga: Profil Lengkap Timnas Afrika Selatan Piala Dunia 2026
Pelatih Qatar adalah Julen Lopetegui, pelatih asal Spanyol yang ditunjuk pada Mei 2025. Ia punya rekam jejak panjang di Spanyol (pelatih timnas Spanyol), Real Madrid, Sevilla (juara Europa League 2020), Wolverhampton, dan West Ham.
Pemain terbaik Qatar adalah Akram Afif, winger Al-Sadd yang dua kali dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Asia (2019, 2023). Selain itu ada Almoez Ali, penyerang haus gol yang mencetak 12 gol di kualifikasi.
Qatar tergabung di Grup B bersama Swiss, Kanada, dan Bosnia-Herzegovina.
Piala Dunia 2026 adalah penampilan kedua Qatar. Debut mereka terjadi di Piala Dunia 2022 saat menjadi tuan rumah, namun gagal lolos dari fase grup.
Qatar adalah juara Piala Asia 2019 dan 2023 dua gelar berturut-turut yang membuktikan dominasi mereka di level Asia.
Aspire Academy adalah lembaga pembinaan sepak bola kelas dunia yang didirikan Qatar pada 2004. Hampir seluruh pemain timnas Qatar saat ini, termasuk Afif dan Ali, adalah produk Aspire. Ini adalah fondasi utama kebangkitan sepak bola Qatar.
Peluang ada. Grup B bukan yang paling mudah, tapi juga bukan yang tersulit. Dengan Lopetegui di bangku pelatih dan Afif tampil prima, Qatar punya peluang realistis lolos sebagai runner-up atau lewat jalur peringkat 3 terbaik.
Almoez Ali menjadi pencetak gol terbanyak timnas Qatar selama kualifikasi Piala Dunia 2026, dengan catatan 12 gol.
Piala Dunia 2026 disiarkan resmi di Indonesia oleh TVRI yang memegang hak siar. Cek platform streaming mitra TVRI untuk akses online.
Profil timnas Qatar di Piala Dunia 2026 menceritakan kisah yang jauh lebih menarik dari sekadar satu tim sepak bola. Ini adalah perjalanan sebuah negara kecil yang membangun sepak bola dari nol, berinvestasi dengan serius, dan kini hadir di panggung dunia sebagai peserta sah bukan lagi sekadar tuan rumah.
Dengan Julen Lopetegui di kursi pelatih, Akram Afif yang sedang dalam puncak karier, dan Almoez Ali yang lapar gol, The Maroons bukan tim yang bisa diremehkan. Target lolos dari fase grup Grup B bukan mimpi itu adalah ambisi yang sangat bisa terwujud.
Satu hal yang pasti: Qatar datang ke Amerika Utara bukan untuk sekadar nimbrung. Mereka datang untuk membuktikan. Dan itu sendiri sudah cukup alasan untuk menyimak setiap laga mereka di Piala Dunia 2026.