Sebelumnya, pertandingan kualifikasi pada 14 Oktober 1992 berakhir imbang 1-1. Hasil-hasil tersebut menjadi bagian penting dari periode kuat Norwegia pada dekade 1990-an.
Kemenangan pada 1993 juga menjadi kemenangan terakhir Norwegia atas Inggris sebelum pertemuan perempat final Piala Dunia 2026.
Setelah dua pertandingan persahabatan pada 1994 dan 1995 berakhir 0-0, Inggris kemudian memenangi dua pertemuan berikutnya.
Pada 26 Mei 2012, Inggris menang 1-0 dalam laga persahabatan di Norwegia. Dua tahun kemudian, The Three Lions kembali menang 1-0 pada 3 September 2014.
Artinya, menjelang perempat final Piala Dunia 2026, Inggris memiliki catatan empat pertandingan beruntun tanpa kebobolan melawan Norwegia. Pertemuan 2014 juga menjadi duel terakhir kedua negara sebelum mereka kembali bertemu di Miami pada 2026.
Pertandingan Norwegia vs Inggris dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026, pukul 17.00 waktu setempat di Miami Stadium. Pertandingan tersebut merupakan Match 99 dan menjadi bagian dari babak perempat final Piala Dunia 2026.
Duel ini menarik karena menjadi pertemuan pertama kedua negara di putaran final Piala Dunia. Sebelumnya, sejarah Inggris vs Norwegia hanya tercipta melalui pertandingan persahabatan dan kualifikasi.
Kedua tim juga datang dengan cerita berbeda. Inggris membawa beban ekspektasi sebagai salah satu tim unggulan, sedangkan Norwegia menikmati status sebagai tim kejutan yang tampil tanpa tekanan sebesar lawannya.
Inggris mencapai perempat final setelah melewati pertandingan dramatis melawan Meksiko pada babak 16 besar. The Three Lions menang 3-2 meskipun harus bermain dengan 10 pemain setelah Jarell Quansah menerima kartu merah.
Jude Bellingham mencetak dua gol, sedangkan Harry Kane menambah satu gol melalui penalti. Inggris kemudian mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir meskipun Meksiko terus memberikan tekanan.
Kemenangan tersebut memperlihatkan karakter Inggris dalam pertandingan sulit. Namun, kartu merah Quansah juga memberikan konsekuensi menjelang pertandingan melawan Norwegia.
FIFA menjatuhkan larangan bermain dua pertandingan kepada Quansah. Absennya pemain tersebut menambah persoalan di sektor pertahanan Inggris menjelang menghadapi lini depan Norwegia yang sedang produktif.
Norwegia datang ke perempat final setelah menciptakan salah satu kejutan terbesar dalam turnamen. Mereka menyingkirkan Brasil dengan kemenangan 2-1.
Erling Haaland menjadi tokoh utama dengan mencetak dua gol. Kemenangan tersebut membawa Norwegia mencapai babak delapan besar Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Keberhasilan itu semakin menarik karena Norwegia kembali ke Piala Dunia setelah absen selama 28 tahun. Mereka tidak sekadar menjadi peserta, tetapi mampu melaju jauh dan menyingkirkan salah satu negara tersukses dalam sejarah turnamen.
Momentum seperti ini membuat pertandingan melawan Inggris sulit diprediksi hanya berdasarkan reputasi dan sejarah.
Keunggulan Inggris vs Norwegia paling terlihat pada pengalaman bermain dalam pertandingan besar dan kedalaman skuad. The Three Lions memiliki banyak pemain yang terbiasa menghadapi tekanan tinggi di kompetisi domestik dan Eropa.
Namun, Norwegia mempunyai keunggulan berbeda. Mereka memiliki penyerang yang sedang dalam performa tajam, pemain kreatif di lini tengah, serta kekompakan tim yang menjadi salah satu fondasi perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.
Pertandingan ini kemungkinan akan ditentukan oleh kemampuan masing-masing tim memaksimalkan kekuatan tersebut.
Inggris memiliki pengalaman lebih panjang di fase akhir turnamen besar. Dalam beberapa edisi turnamen terakhir, The Three Lions terbiasa menghadapi pertandingan gugur dengan tekanan tinggi.