Reuters mencatat bahwa pengalaman turnamen menjadi salah satu keunggulan Inggris menjelang pertandingan melawan Norwegia. Di sisi lain, tekanan publik dan ekspektasi besar juga bisa menjadi beban bagi tim asuhan Thomas Tuchel.
Harry Kane dan Jude Bellingham menjadi dua pemain penting dalam perjalanan Inggris. Kane membawa pengalaman dan ketajaman di depan gawang, sedangkan Bellingham memberikan kemampuan menyerang dari lini tengah.
Inggris juga mempunyai banyak pilihan pemain berkualitas. Kedalaman tersebut penting dalam pertandingan sistem gugur yang bisa berlangsung selama 120 menit dan bahkan ditentukan melalui adu penalti.
Sulit membahas kekuatan Norwegia tanpa menyebut Erling Haaland. Menjelang pertandingan melawan Inggris, penyerang tersebut telah mencetak tujuh gol di Piala Dunia 2026, termasuk dua gol ketika Norwegia menyingkirkan Brasil.
Ketajaman Haaland membuat Inggris tidak boleh memberikan ruang terlalu besar di area pertahanan. Satu kesalahan dalam menjaga jarak antarpemain bisa langsung berubah menjadi peluang berbahaya.
Namun, menganggap Norwegia hanya bergantung kepada Haaland juga kurang tepat.
Mantan pemain Norwegia Morten Gamst Pedersen menilai keberhasilan negaranya dibangun oleh kekompakan dan kedalaman tim. Selain Haaland, Norwegia memiliki pemain seperti Martin Ødegaard, Jørgen Strand Larsen, Alexander Sørloth, Sander Berge, dan Oscar Bobb.
Pertandingan Inggris vs Norwegia tidak hanya tentang duel penyerang dan bek. Perebutan kontrol lini tengah berpotensi menjadi bagian paling penting.
Inggris memiliki Jude Bellingham dan pemain tengah lain yang mampu membawa bola ke area berbahaya. Sementara itu, Norwegia mempunyai Martin Ødegaard sebagai pusat kreativitas.
Jika Inggris mampu memutus aliran bola menuju Ødegaard dan Haaland, peluang mereka untuk mengontrol pertandingan akan meningkat. Sebaliknya, jika Norwegia bisa melewati tekanan pertama Inggris, Haaland akan mendapatkan lebih banyak kesempatan menghadapi pertahanan lawan.
Karena itu, duel ini berpotensi menjadi pertandingan taktis, bukan sekadar adu ketajaman Kane melawan Haaland.
Berdasarkan sejarah pertemuan, Inggris lebih unggul. The Three Lions menang tujuh kali dalam 12 pertandingan, sedangkan Norwegia hanya dua kali menang.
Inggris juga memiliki pengalaman turnamen yang lebih baik dan pilihan pemain lebih banyak. Faktor tersebut membuat mereka layak sedikit lebih diunggulkan.
Namun, perbedaan kekuatan pada Piala Dunia 2026 tidak sebesar gambaran statistik historis.
Norwegia sudah membuktikan kemampuan mereka dengan mengalahkan Brasil. Mereka juga memiliki penyerang yang sedang berada dalam performa terbaik dan bermain dengan tekanan publik yang lebih kecil.
Secara sederhana, perbandingan kekuatan kedua tim dapat dibaca seperti ini:
Kondisi tersebut membuat pertandingan berpotensi berlangsung lebih ketat daripada yang terlihat dari sejarah head to head.
Prediksi pemenang Inggris vs Norwegia di Piala Dunia 2026 sedikit mengarah kepada Inggris, tetapi pertandingan diperkirakan berlangsung ketat. Keunggulan pengalaman dan kedalaman pemain menjadi alasan utama The Three Lions lebih difavoritkan.
Namun, Norwegia telah memperlihatkan bahwa mereka mampu mengalahkan tim besar. Kemenangan 2-1 atas Brasil menjadi bukti bahwa Haaland dan kawan-kawan memiliki kualitas untuk menciptakan kejutan berikutnya.
Reuters menggambarkan pertandingan ini sebagai duel yang seimbang, dengan kualitas individu berpotensi menjadi pembeda. Inggris membawa pemain seperti Kane dan Bellingham, sedangkan Norwegia memiliki Haaland dan Ødegaard serta kekompakan tim yang menjadi kekuatan penting.