Belgia harus menentukan cara terbaik untuk menghentikannya tanpa memberikan terlalu banyak ruang kepada pemain Spanyol lainnya.
Jika dua pemain harus terus-menerus menjaga Yamal, ruang dapat terbuka di area lain.
Mikel Oyarzabal menjadi salah satu sumber gol utama Spanyol di turnamen.
Reuters mencatat Oyarzabal telah mencetak empat gol menjelang pertandingan melawan Belgia.
Produktivitas tersebut penting karena perhatian lawan sering tertuju kepada pemain muda seperti Lamine Yamal.
Spanyol memiliki keuntungan karena ancaman gol tidak hanya datang dari satu pemain. Gelandang juga mampu masuk ke area penalti, sementara pemain pengganti telah membuktikan kemampuannya memberikan dampak.
Mikel Merino menjadi contoh setelah mencetak gol kemenangan melawan Portugal hanya beberapa menit setelah masuk dari bangku cadangan.
Charles De Ketelaere menjadi pemain yang patut diperhatikan dari kubu Belgia.
Keputusan Rudi Garcia menempatkannya sebagai penyerang tengah menghasilkan dampak besar saat menghadapi Amerika Serikat.
De Ketelaere mencetak dua gol pada babak pertama dan membantu Belgia mengontrol pertandingan.
Kemampuan bergeraknya bisa memberikan masalah berbeda bagi pertahanan Spanyol.
Ia bukan penyerang yang hanya menunggu bola di kotak penalti. De Ketelaere dapat turun, berpindah posisi, dan menciptakan ruang untuk pemain lain.
Jika kembali dipercaya sebagai starter, pergerakannya akan menjadi salah satu ujian penting bagi pertahanan Spanyol.
Spanyol sedikit lebih diunggulkan dalam pertandingan ini karena menunjukkan performa yang lebih konsisten sepanjang turnamen.
Tim asuhan Luis de la Fuente mempunyai struktur permainan yang matang. Mereka nyaman menguasai bola, mampu menekan lawan setelah kehilangan penguasaan, dan memiliki pertahanan yang belum kebobolan.
Namun, pertandingan melawan Portugal menunjukkan bahwa Spanyol juga bisa mengalami kesulitan ketika lawan bertahan dengan disiplin.
Kekuatan utama Spanyol tetap berada pada kemampuan mengontrol pertandingan.
Mereka mempunyai pemain yang nyaman menerima bola dalam tekanan. Sirkulasi bola dapat dilakukan dengan cepat untuk memindahkan titik serangan.
Pendekatan ini dapat membuat Belgia menghabiskan banyak energi.
Jika Spanyol mampu mempertahankan penguasaan bola dalam waktu lama, Belgia akan dipaksa lebih sering bertahan dan sulit membangun momentum serangan.